Rektor UNISMA: FKIP Masih jadi Primadona Mahasiswa Baru

ILUSTRASI: Suasana proses pendaftaran mahasiswa baru di UNISMA Bekasi. ISTIMEWA

 

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Universitas Islam 45 Bekasi (UNISMA) Bekasi menyampaikan bahwa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) sampai saat ini masih menjadi primadona bagi para mahasiswa baru.


Menurut Rektor UNISMA Bekasi Hermanto mengatakan, tidak adanya rekrutmen pegawai negeri sipil (PNS) bagi guru tidak tidak menyurutkan semangat generasi muda untuk tetap mengambil pendidikan keguruan.

“FKIP di UNISMA masih menjadi primadona, karena peminatnya sampai saat ini masih besar sekali,” ujar Hermanto kepada Radar Bekasi, Senin (20/6).


Hermanto menegaskan, tenaga pendidik akan selalu dibutuhkan. Oleh karena itu, dirinya menegaskan tanpa adanya rekrutmen PNS guru tidak menurunkan minat kuliah keguruan.

“Guru kapanpun akan selalu dibutuhkan, karena setiap tahun banyak generasi baru yang lahir. Jadi tidak adanya rekrutmen PNS untuk guru bukan menjadi patokan bahwa peminatnya akan berkurang,”  tegasnya.

Lebih lanjut dikatakan, adanya rekrutmen pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) menjadi salah satu peluang masa depan para guru. “Masih ada PPK yang menjadi peluang bagi para guru dan masih banyak peluang lain bagi para guru yang bisa dimaksimalkan. Itu semua tergantung dari masing-masing gurunya, jadi tidak perlu berpatokan dengan rekrutmen PNS,” katanya.

Hermanto menyampaikan, pada dua tahun terakhir UNISMA Bekasi telah berhasil meluluskan sekitar 800 mahasiswa FKIP. Pada 2022 ini pihaknya membuka kuota sebanyak 700 mahasiswa baru FKIP.

“Sebagian besar lulusan kami adalah fakultas keguruan. Sampai saat ini untuk penerimaan mahasiswa baru progres yang paling tinggi juga dipegang oleh FKIP. Sudah ada 125 pendaftar dan itu paling tertinggi peminatnya,” ucapnya.

Hermanto kembali menegaskan, program keguruan akan tetap menjadi incaran bagi generasi muda. Sebab, menurunnya generasi muda saat ini lebih paham akan peluang.

“Program keguruan itu tidak pernah surut peminat, karena menurut saya mereka sudah tahu peluang mana saja yang memang bisa mereka ambil, selain menjadi seorang PNS guru,” katanya. (dew)