KPU : Pemuda Mesti Peduli Politik

FOTO BERSAMA : Ketua KPUD Kota Bekasi, Nurul Sumarheni, foto bersama dengan pengurus KAMMI Kota Bekasi. ISTIMEWA/RADAR BEKASI

 

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Sebagai pemuda hendaknya tidak acuh tak acuh terhadap politik. Sebab, disadari atau tidak, banyak hal dalam kehidupan kita ditentukan oleh proses politik.  Demikian ditegaskan Ketua KPUD Kota Bekasi, Nurul Sumarheni.


Menurutnya, politik bukan semata-mata mengenai cara mendapatkan suara untuk memenangkan kandidat ataupun cara-cara yang harus dilakukan untuk mencapai kekuasaan. Terlebih, politik merupakan cara berinteraksi dan berpartisipasi dalam berbagai sisi kehidupan yang seharusnya digunakan untuk mencapai kepentingan masyarakat.

Nurul menyampaikan, untuk mengantisipasi tragedi pada Pemilu 2019 itu tentunya butuh peran dari kalangan pemuda atau milenial di dalam penyelenggaraan Pemilu mendatang, karena salah satu faktor penyebab kejadian tersebut, akibat sikap apatis anak muda yang kurang melibatkan diri untuk berpartisipasi. Alhasil, KPUD terpaksa merekrut KPPS dan relawan pemilu lainnya dari kalangan orang-orang tua yang gampang kelelahan.


“Saya berharap, keterlibatan pemuda di dalam Pemilu 2024 nanti bisa ditingkatkan, karena

kesuksesan demokrasi diukur dari seberapa besar partisipasi masyarakat berdemokrasi,” tuturnya usai menerima kunjungan dari Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Kota Bekasi kemarin.

Sementara itu, pimpinan KAMMI Kota Bekasi, Rahmad Dani mengakui, pihaknya ber audiensi dengan Komisioner dari KPUD itu dalam rangka menanyakan tentang kesiapan mengenai penyelenggaraan Pemilu 2024 mendatang.

“Iya, yang pertama kita ingin silaturahmi ya dan sekalian menanyakan tentang seberapa jauh kesiapan mereka untuk pelaksanaan di Pemilu 2024 yang menurut kami perlu untuk diketahui, karena seperti yang kita tau Pemilu tahun 2019 kemarin telah memakan ratusan korban jiwa dari pegawai KPPS,” kata Dani.

Menurutnya, pertanyaan yang disampaikan itu merupakan hal penting untuk bisa melihat dan memastikan proses demokrasi di tahun 2024 mendatang berjalan dengan lancar dan sukses, sehingga apa yang terjadi di Pemilu 2019 lalu itu tak kembali terulang.

“Intinya, kedatangan kami hanya ingin dapat memastikan bahwa persiapan KPUD dalam rangka penyelenggaraan Pemilu 2024 nanti bisa dipersiapkan secara matang, sehingga kejadian atau tragedi di pemilu sebelumnya tidak terulang kembali,” imbuhnya. (mhf)