Jadi Mahasiswa sekaligus Guru

Abujar Algifari Adam

RADARBEKASI.ID, BEKASI – BEKASI SELATAN – Menjadi mahasiswa sekaligus tenaga pengajar dilakoni oleh Abujar Algifari Adam. Dirinya mengaku senang menjalani kedua aktivitasnya tersebut.

Pria 20 tahun ini menjadi guru mata pelajaran Sejarah Indonesia jenjang Madrasah Aliyah (MA) sekaligus pembina pramuka jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI).


“Saat ini saya menjalani tugas sebagai guru honorer. Menjalankan tugas di dua tempat yang berbeda, saya sangat senang karena ini merupakan salah satu keinginan saya dan orang tua,” ungkap Agi-begitu ia disapa.

Sedangkan dirinya aktif sebagai mahasiswa Pendidikan Kewarganegaraan. di STKIP Arrahmaniyyah Pokjar Depok. Ia mengaku menjadi berkat rekomendasi temannya.


“Saya bisa menjadi guru saat ini atas rekomendasi teman saya yang memang sudah terlebih dulu mengajar di sekolah tersebut. Dan ketika saya diterima sebagai seorang guru honorer, saya memutuskan untuk melanjutkan pendidikan,” katanya.

Baginya, menjadi guru merupakan tugas mulia yang sangat beruntung bisa ia rasakan. Oleh karena itu, dirinya terus berupaya untuk menjadi tenaga pengajar yang lebih baik.

Sampai saat ini, Agi tidak merasa kesulitan untuk membagi waktu antara mengajar dan belajar sebagai seorang mahasiswa. Menurutnya ini merupakan salah satu pilihan yang harus dijalankan dengan baik.

“Ketika saya memilih maka juga harus menerima konsekuensinya. Demi apa yang saya inginkan, saya rela menghabiskan waktu untuk menjalani kedua hal ini,” tuturnya.

Kedepan, dirinya berharap keberadaanya saat ini dapat bermanfaat bagi orang-orang di sekelilingnya. “Saya hanya berharap apa yang saya kerjakan saat ini bisa bermanfaat bagi banyak orang dan saya berharap diri saya bisa menjadi lebih baik lagi,” tukasnya. (dew)