Waria Ini Diamankan Terkait Kasus Kematian Mahasiswi Asal Cirebon di Apartemen

 

RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Polisi mengamankan seorang transpuan (waria) yang keluar dari unit apartemen tempat wanita berinisial I ditemukan tewas setengah telanjang. Saat ini, dia sedang dalam pemeriksaan intensif aparat kepolisian terkait kasus kematian mahasiswi asal Cirebon, Jawa Barat, itu.


“Kami ada titik terang bahwa dari kamar korban itu terlihat orang terakhir yang keluar dari kamar,” kata Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Budhi Herdi Susianto, Sabtu (11/6) seperti dikutip PojokSatu (Jawa Pos Group).

Diketahui dari rekaman kamera Closed Circuit Television di lokasi kejadian. Polisi kemudian melakukan pengembangan terhadap temuan CCTV Benar saja, polisi menangkap seorang terakhir yang keluar unit apartemen tempat mahasiswi tersebut.


“Karena yang diamankan itu kan dia sementara orang yang terakhir meninggalkan TKP, (Tempat Kejadian Perkara),” ucap Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Ridwan Soplanit.

Ridwan mengatakan, satu orang yang ditngkap itu adalah seorang transpuan (waria). Dia berinisial L. Ridwan mengungkap L masih berstatus saksi. Dirinya belum bisa memastikan penyebab kematian korban lantaran masih menunggu hasil autopsi.

“Iya seperti itu (seorang transpuan). Kami masih melakukan investigasi kita masih melakukan lidik. Masih dugaan. Tapi itu kan masih harus dibuktikan. Belum tersangka. (L keluar Apartemen) tanggal 27. Tapi itu proses. Dimulai itu memang tanggal 27 itu dia meninggalkan kamar tanggal 27 itu. Tapi masih pengembangan,” kata dia lagi.

Sebelumnya, Kapolsek Kebayoran Lama, Kompol Agus Widartono, mengatakan mayat wanita muda yang tewas di kamar apartemen diduga seorang mahasiswi.

Mayat wanita itu ditemukan pada Rabu (8/6). Saat penemuan mayat, didapati alat hisap sabu alias bong di kamar.

“Ada juga ditemukan bong di situ,” kata Agus. Identitas korban berinisial I, usia 22 tahun dengan alamat domisili di Cirebon, Jawa Barat. (jpc)